Layanan
Pemodelan Hidro-Oseanografi
Pemodelan dilakukan untuk mensimulasikan kondisi dan dinamika lingkungan laut secara ilmiah sebagai dasar perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor kelautan dan pesisir. Layanan ini mencakup pemodelan hidrodinamika, gelombang, transportasi sedimen, kualitas air, serta pengerukan dan pembuangan material hasil kerukan (dredging-dumping), yang dikembangkan berdasarkan data survei dan dikalibrasi terhadap kondisi aktual di lapangan. Pemodelan mengacu pada standar teknis terkini untuk menghasilkan keluaran yang akurat dan andal sebagai dasar perencanaan kawasan pesisir, desain pelabuhan, studi kelayakan, dan analisis dampak lingkungan.
Pemodelan Hidro-Oseanografi
Hubungi kami sebagai konsultan profesional pemodelan hidro-oseanografi untuk mendukung kebutuhan analisis teknis, evaluasi risiko, dan perencanaan berbasis sains di berbagai wilayah Indonesia.
01
Pemodelan Hidrodinamika
Pemodelan hidrodinamika mensimulasikan pola arus, pasang surut, dan elevasi muka laut akibat pengaruh gaya angin, tekanan, serta interaksi antara air dan daratan. Model ini merupakan dasar penting dalam analisis sirkulasi perairan, perencanaan pelabuhan, kajian reklamasi, dan evaluasi aliran pasang surut di wilayah pesisir. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak Delft3D-FLOW, yang dikalibrasi berdasarkan hasil survei lapangan dan data sekunder dari sumber terpercaya seperti ECMWF dan Copernicus.
02
Pemodelan Gelombang
Pemodelan gelombang digunakan untuk menggambarkan proses perambatan, refraksi, difraksi, dan pecahnya gelombang di perairan lepas maupun wilayah pesisir. Hasil pemodelan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan bangunan pantai, analisis energi gelombang, dan penilaian keselamatan pelayaran. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak Delft3D-SWAN dan dapat diintegrasikan dengan model hidrodinamika untuk menghasilkan analisis yang lebih komprehensif.
03
Pemodelan Transport Sedimen
Pemodelan transportasi sedimen bertujuan untuk memahami pergerakan sedimen dasar dan sedimen tersuspensi akibat pengaruh arus dan gelombang. Informasi ini penting dalam kajian sedimentasi pelabuhan, perencanaan pengerukan, stabilitas muara sungai, dan pengelolaan wilayah pesisir. Pemodelan dikembangkan menggunakan perangkat lunak Delft3D-SED.
04
Pemodelan Kualitas Air (WAQ)
Pemodelan Kualitas Air (WAQ) digunakan untuk memprediksi distribusi parameter kualitas air seperti DO, BOD, nutrien, dan TSS pada perairan laut, sungai, maupun estuari. Model ini mendukung analisis dampak pembuangan limbah, kajian AMDAL, serta pengelolaan ekosistem perairan. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak Delft3D-WAQ yang terhubung dengan model arus dan transportasi sedimen.
05
Pemodelan Dredging dan Dumping
Pemodelan pengerukan dan pembuangan material hasil kerukan (dredging & dumping) menganalisis distribusi material kerukan serta dampak hidrodinamika yang terjadi selama proses pengerukan dan pembuangan sedimen pada lokasi tertentu. Model ini membantu menentukan lokasi pembuangan yang aman, meminimalkan peningkatan kekeruhan, serta menilai potensi penyebaran sedimen terhadap ekosistem laut dan jalur pelayaran. Hasil pemodelan menjadi dasar dalam perencanaan teknis dan kajian lingkungan untuk kegiatan pengerukan pelabuhan, alur pelayaran, dan pembangunan infrastruktur pesisir.
06
Pemodelan Reklamasi
Pemodelan reklamasi digunakan untuk menilai perubahan dinamika perairan yang ditimbulkan oleh kegiatan reklamasi dalam pembentukan lahan baru. Analisis mencakup perubahan pola arus, gelombang, sedimentasi, dan kualitas air di sekitar area reklamasi. Hasil pemodelan menjadi dasar dalam perencanaan teknis, mitigasi dampak lingkungan, serta perancangan infrastruktur pesisir yang berkelanjutan.
Mulai proyek Anda


